Bagi anda yang terbiasa mengakses internet menggunakan modem 3G/UMTS/HSDPA/HSPA (baca: sinyal HP)  tentu anda tahu kelancaran koneksi internet anda salahsaatunya dipengaruhi oleh kualitas sinyal yang diterima modem. Dengan mudah anda mengetahui kualitas sinyal ini dari indikator (biasanya dalam bentuk bar) yang ditampilkan oleh aplikasi/software bawaan modem. Demikian pula jika anda konek via wifi, indikator ini pun akan mudah nampak di salah satu bagian di layar komputer/laptop anda.

Sekarang bagaimana jika  anda mengkases internet via jaringan kabel seperti speedy telkom? apakah juga berlaku faktor kualitas “sinyal” sebagaimana wifi atau sinyal HP? jawabannya adalah IYA.  Namun indikator ini tidak dalam bentuk bar seperti halnya sinyal HP atau wifi, tapi berbentuk angka. Demikian juga tempat dimana indikator ini ditampilkan bukan di layar komputer tapi di modem ADSL (modem speedy) anda. Ya tentusaja anda bisa mengetahui indikator angka ini dilayar komputer anda nantinya.

Faktor kualitas “sinyal” dalam koneksi ADSL ini ditandai dengan dua parameter, yaitu SNR Margin (Signal to Noise Ratio Margin) dan Line Attenuation.

“Sinyal” ADSL dikatakan bagus (penuh) jika kedua paramenter itu angkanya bagus. Silahkan merujuk ke dua tabel dibawah tentang angka bagus dan tidak bagus tersebut :)

Tabel 1: Kualifikasi SNR Margin

Angka SNR Margin makin tinggi makin baik

Angka (dB)

Kualitas

Keterangan

29,0  – ke atas Outstanding (bagus sekali) Koneksi stabil.
20,0 – 28,9 Excellent (bagus) Koneksi stabil.
11,0 – 19,9 Good (baik) Sinkronisasi sinyal ADSL dapat berlangsung lancar.
07,0 – 10,9 Fair (cukup) Rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan.
00,0 – 06,9 Bad (buruk) Sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (ter-putus²).

Tabel 2: Kualifikasi Line Attenuation

Sebaliknya, angka Line Attenuation makin rendah makin baik

Angka (dB)

Kualitas

Keterangan

00,0 – 19,99 Outstanding (bagus sekali)
20,0 – 29,99 Excellent (bagus)
30,0 – 39,99 Very Good (baik)
40,0 – 49,99 Good (cukup)
50,0 – 59,99 Poor (buruk) Kemungkinan akan timbul masalah koneksi (tidak lancar, dsb)
60,0 – ke atas Bad (amburadul) Pasti akan timbul banyak gangguan koneksi (sinyal hilang, tidak bisa connect, dsb).

Nah, sekarang bagaimana melihat kedua parameter ini?

Akseslah modem anda melalui browser (kebanyakan modem memiliki IP default 192.168.1.1). Biasanya kedua parameter ini dapat anda jumpai di halaman status koneksi. Namun tiap merk modem bisa berbeda tempatnya. Istilahnya pun bisa pula berbeda, terutama SNR Margin. Ada yang menyebutnya sebagai SNR, SNR Margin, Noise Margin, Margin, Receive Margin, dsb.

Berikut contoh tampilan SNR Margin dan Line Attenuaion di dua merek ADSL

SNR Margin dan Line Attenuation di Modem Aztech DSL605EU

SNR Margin dan Line Attenuation di Modem Aztech DSL605EU

SNR Margin dan Line Attenuation di sebuah Modem ADSL TP-Link

SNR Margin dan Line Attenuation di sebuah Modem ADSL TP-Link

Demikian artikel singkat saya sarikan dari salah satu artikel di wiki telkomspeedy ini, semoga bermanfaat. Jika anda ingin informasi yang lebih jelas mengenai  SNR margin dan Line Attenuation silahkan merujuk ke artikel aslinya (klik disini)